Hadiri Halal Bihalal, Wabup Kampar ; Saya Bangga Dengan Suku Melayu Kubuong

KUOK , MisteriBicara.com – Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti, S.Ag, M.Si merupakan perdana dalam menghadiri kegiatan Halal bi halal bulan syawal 1446 H dengan masyarakat kampar.

Dalam halal bi halal tersebut, Misharti hadir ditengah-tengah anak kemanakan Datuok Paduko Rajo Dr Muhammad HL para sumondo Persukuan Melayu Kubuong Kenegerian Kuok, Sabtu (5/4/2025).

Halal bi halal Persukuan Melayu Kubuong Kenegerian Kuok yang laksanakan di Lapangan PDTA Al-Baqiyatussholihat Pulau Balai Desa Empat Balai Kecamatan Kuok tersebut hadir juga mendampingi beliau Kadis BPKSDM Sarifuddin dan Kadis Perkebunan Marahalim

Dalam arahanya, Wakil Bupati Kampar Dr Misharti menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada Dt Paduko Rajo yang telah melaksanakan halal bi halal dalam rangka silaturahmi sesama anak kemanakan di kenegerian kuok.

Terlihat, pada pagi ini semua sanak saudara berkumpul guna mejalin silaturrahmi anak kamanan, baik yang diperantauan maupun yang dikampung sendiri saat ini bertemu dalam suatu wadah atau tempat.

Dalam silaturahmi ini, Misharti juga menyebut mungkin selama ini kita sudah lama kenal dan bergaul, namun tidak tau bahwa seseorang itu adalah keluarga kita sendiri.

Dengan demikian, saya berharap agar anak kemanakan melayu kubuong untuk terus menjaga kekompakan dan silaturahmi, agar tahun depan kegiatan ini kembali bisa dilaksanakan, dan ditingkatkan dan jangan lupa balik kampung. Ucap Mushati”.

Selain itu, lanjut Misharti bahwa dalam adat adanya “tali bapilin tigo, tigo tungku sajoangan”. Artinya kita semua mulai dai pemerintah, para ulama dan tokoh adat mesti terus bersatu dan kompak membangun nengeri.

Sementara itu Datuok Paduko Rajo H Muhammad HL, saat itu juga menyampaikan ucapan termakasih kepada Wakil Bupati Kampar yang sempat hadir ditengah anak-anak kamanakan melayu kubuong.

Datuok M HL menyebut, bajwa beliau telah lebih kurang 35 tahun dipercaya sebagai nini namak melayu kubuong. Dengan demikian yang tercatat sejauh ini lebih kurang 660 anak kemanakan, telah meminta surat izin atau pengetahuan dari Datuok untuk menikah.

Disamping itu, Muhammad HL mengakui bahwa kegiatan ini telah lama terghenti semenjak Covid-19. Namun allhamdlilah, hari ini kembali bisa kita laksanakan. Terimakasih kekompakan anak kemanakan dalam sumbangsih tenaga, fikiran dan biaya untuk suksesnya kegiatan ini.”terang Muhammad HL.

Sedangkan Syamsuardi,S.Ag atau yang lebih dikenal dengan Ustazd Bombom selaku penceramah, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa pentingnya kita semua khususnya masyarakat kampar memiliki suku.

Dimana suku telah ada sebelum islam ada, hal ini dijelaskan dalam alquran bahwa ” telah diciptakannya kita berbagsa-bangsa, suku-suku untuk supaya kita saling mengenal. Untuk itu, merupakan identitas kita. Untuk itu kita tidak bisa anti dengan suku.

Untuk diketahui, Nabi Muhamad SAW saja memiliki suku yakni Suku Bani Hasym.
Kalau nabi tidak memiliki suku, Nabi Muhammad mungkin telah dibunuh oleh orang kafir kurais. Orang kafir kuraes takut dengan suku bani hasym kerena terkenal dengan kekuatannya. “ucap ustadz Bombom”

Selain wakil Bupati Kampar , hadir juga pada kesempatan itu Anggota DPRD Kampar Agus Candra,SE, Tokoh masyarakat Drs Syawir, H Zakir Yahya,SH,MM, Datuok Nan 20 Kenegerian Kuok, para kepala Desa se Kecamatan Kuok.

Sumber : diskominfo Kampar
Laporan : Rano