452 JCH Kampar Ikuti Manasik Haji 1447 H /2026 M

 

Bangkinang Kota, Misteribicara.com – Pelaksanaan manasik haji kabupaten Kampar tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi resmi digelar, Selasa 14/4/2026 di Masjid Al-Ihsan, Markaz Islami Bangkinang Kota. Momen krusial bagi ratusan jemaah calon haji (JCH) sebelum bertolak ke tanah suci.

Dihadiri Bupati Kampar diwakili asisten II setdakab Kampar Tengku Said Hidayat, S.STP M. IP, kepala kantor kementerian haji dan umrah kabupaten Kampar H. Dirhamsyah S. Ag, M. Sy, kepala kantor kementerian agama kabupaten Kampar Dr H Erizon Efendi, SAg, MPd, para petugas kloter, serta seluruh JCH Kampar, Petugas Haji Daerah (PHD) dan panitia manasik Haji Kampar tahun 2026.

Plt asisten pemerintahan setda Kampar Tengku Said Hidayat menyatakan,” selamat kepada JCH Kampar yang mengikuti manasik haji, kita dapat belajar dan praktek amalan pada ibadah haji yang sebenarnya ” kata Tengku Said.

” Manasik haji bentuk kegitan yang akan kita laksanakan pada ibadah haji di Makkatul Mukarramah, mesti diikuti dengan sungguh-sungguh,” pintanya.

Waktu ibadah yang efektif, trik menjaga kehebatan sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat kita laksanakan, ” ujar Tengku Said Hidayat.

H Dirhamsyah mengatakan, manasik bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan inti dari pembekalan ibadah haji.

“Musim haji tahun 2026/M /1447/ H JCH kabupaten Kampar sebanyak 452 orang terbagi tiga kloter. Dihimbau kepada seluruh jemaah untuk mengikuti manasik ini dengan sungguh-sungguh, karena pemahaman ibadah haji itu ada di sini,” tegasnya.

Kesiapan ilmu menjadi kunci agar jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara mandiri dan sesuai tuntunan,”harapnya.

Kepala Kantor Kemenag Kampar Erizon Efendi, menyoroti salah satu fase paling krusial dalam ibadah haji, yakni Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina)

Banyak jemaah masih keliru dalam memahami alur dan ketentuan di fase tersebut, padahal Armuzna merupakan puncak pelaksanaan haji.

“Armuzna inti dari ibadah haji, jemaah harus benar-benar paham kapan harus wukuf, mabit, hingga melontar jumrah. Jangan sampai salah, karena ini menyangkut sah atau tidaknya haji,” jelasnya.

Manasik ini diharapkan mampu membentuk jemaah siap secara administratif, dan juga matang secara mental, fisik, dan spiritual.

Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Kementerian Agama berharap seluruh JCH dapat menunaikan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (RANO)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777