Bangkinang Kota,Misteribicara.com – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menegaskan pentingnya disiplin bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Salah satu bentuk kedisiplinan tersebut adalah kewajiban mengikuti apel sesuai ketentuan yang berlaku.
Penegasan itu disampaikan Bupati Kampar saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional di Lapangan Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Senin (21/9/2026). Upacara diikuti Forkopimda Kabupaten Kampar, para kepala OPD, pejabat administrator dan pengawas, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemkab Kampar.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pencapaian program pembangunan daerah.
Karena itu, kehadiran dalam apel tidak boleh dipandang sebagai sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab dan disiplin aparatur.
“Disiplin tetap menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Kampar. Tanpa disiplin, kita tidak akan dapat mencapai cita-cita pembangunan, khususnya dalam menjalankan program-program pembangunan Pemerintah Kabupaten Kampar,” tegasnya yang langsung mengabsen ASN /PPPK yang tidak mengikuti Apel.
Bupati juga mengingatkan seluruh ASN dan PPPK tanpa kecuali agar tidak mengabaikan kewajiban mengikuti apel. Bagi aparatur yang tidak mengikuti apel tanpa alasan atau ketentuan yang dapat dipertanggungjawabkan, akan diberikan konsekuensi sesuai aturan, termasuk terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Bagi yang tidak apel, tentu ada konsekuensinya. TPP akan dipotong sesuai ketentuan yang berlaku. Ini bukan semata-mata soal pemotongan, tetapi bagaimana kita membangun disiplin dan rasa tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah,” tegas Ahmad Yuzar.
Menurutnya, kedisiplinan aparatur akan berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah tidak mungkin memberikan pelayanan yang optimal apabila aparatur sendiri tidak mampu menunjukkan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas.
“Bagaimana kita dapat melayani masyarakat dengan baik jika disiplin tidak kita pegang teguh. Karena itu, saya minta seluruh ASN dan PPPK untuk menjadikan disiplin sebagai budaya kerja, hadir tepat waktu, mengikuti apel dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Bupati berharap penegakan disiplin tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun aparatur yang profesional, bertanggung jawab dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga seluruh program pembangunan Kabupaten Kampar dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Rls/Rano)












