Pekanbaru,Misteribicara.com – Bupati Kampar H.Ahmad Yuzar,S.Sos,MT meninjau secara langsung pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pemerintah kabupaten Kampar tahun 2026 yang diselenggarakan di hotel Royal Asnof Pekanbaru. Rabu (3/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai dengan prinsip transparansi, objektivitas, dan profesionalisme dalam rangka memperoleh pejabat terbaik untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan pemkab Kampar.
Dalam pelaksanaan seleksi terbuka ini, sebanyak 33 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan berhak mengikuti tahapan berikutnya, yakni Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian guna mengukur kemampuan kepemimpinan, manajerial, komunikasi, integritas, serta kemampuan beradaptasi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Seleksi terbuka JPT Pratama tahun 2026 dilaksanakan untuk mengisi lima jabatan strategis di lingkungan pemkab Kampar, yaitu: sekretaris daerah, asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat sekretariat daerah, asisten administrasi umum sekretariat daerah, inspektur, dan kepala dinas kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kampar menegaskan bahwa proses seleksi harus dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel guna menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen tinggi dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita berharap dari proses seleksi terbuka ini akan lahir pemimpin-pemimpin birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan,” ujar Ahmad yuzar saat meninjau pelaksanaan seleksi.
Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh serta menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Menurutnya, jabatan yang diperebutkan merupakan posisi strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di kabupaten Kampar.
Sementara itu, ketua panitia seleksi, Prof. Dr. H. Ilyas Husti, menyampaikan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melalui proses verifikasi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Tahapan selanjutnya adalah penilaian kompetensi yang bertujuan mengukur kapasitas kepemimpinan, manajerial, serta kemampuan sosial kultural para peserta.(Rls/Rano)












