Tambang,Misteribicara.com – Wakil Bupati Kampar Dr.Hj .Misharti. S.Ag. M.Si menghadiri Wirid Bulanan Permata Desa Kualu di MT At-Taubah Perumahan Mutiara Kualu II Dusun 5 Desa Kualu Kecamatan Tambang, Jum’at (18/9/2026).
Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Perwakilan Camat Tambang Tarmizi Dabri. M.Si, Kepala Desa Kualu Darmawan. SH, Ketua BKMT Tambang Salma Rahma, Penceramah Ustad Rahmat Syahrini Al Asahani, seluruh Majelis taklim dan masyarkat MT At-Taubah Perumahan Mutiara Kualu II Dusun 5 Desa Kualu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti. S.Ag. M.Si menekankan pentingnya majlis taklim sebagai benteng moral dan spiritual di tengah derasnya arus modernisasi. “Majelis taklim bukan hanya tempat kita belajar agama, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan membangun masyarakat yang berakhlak mulia,” ujar Wakil Bupati Kampar.
Peran BKMT Permata Desa Kualu telah lama menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan di wilayah Kecamatan Tambang. Dengan rutin tiap bulan menggelar wirid, pengajian dan kegiatan sosial, BKMT berperan penting dalam menjaga semangat kebersamaan warga. Kehadiran Wakil Bupati menambah semangat para jamaah, sekaligus menjadi pengakuan atas kontribusi BKMT dalam membangun masyarakat religius.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Misharti juga mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menghindari perpecahan. Beliau menekankan bahwa agama harus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan zaman.
Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter.
“Mari kita jadikan wirid ini sebagai momentum memperkuat iman, memperkokoh silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial. Pemerintah hadir untuk mendukung setiap langkah masyarakat dalam membangun Kampar yang lebih baik,” tambahnya.
Usai wirid, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama antara Wakil Bupati dan jamaah. Banyak warga yang menyampaikan aspirasi, harapan, serta rasa syukur atas perhatian Pemerintah terhadap kegiatan keagamaan. Kehadiran beliau dianggap sebagai bentuk kedekatan pemimpin dengan masyarakat, yang tidak hanya hadir dalam forum resmi pemerintahan, tetapi juga dalam kegiatan spiritual warga.(Rls/Rano)












