Membanggakan! Atlet PSHT Rayon Buana Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat se-Sumatera

Oplus_131072

 

KAMPAR,Misteribicara.com – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet-atlet muda Pencak Silat asal Kecamatan Tapung Hilir. Perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Buana, Ranting Tapung Hilir, berhasil memborong 15 medali dalam ajang Tabano Open Kampar Championship 1 Tahun 2026.

Kejuaraan Pencak Silat yang memperebutkan Piala Kadispora Provinsi Riau tersebut digelar di GOR Sport Center Kampar pada 23–25 Oktober 2026 dan diikuti para pesilat dari berbagai daerah di Sumatera.

Di bawah asuhan pelatih Muhammad Sirot dan Sigit Santoso, atlet PSHT Rayon Buana tampil impresif dengan mengoleksi 5 medali emas, 5 medali perak, dan 5 medali perunggu dari berbagai kategori serta kelas yang dipertandingkan.

Medali emas pertama dipersembahkan Fazila Ainunhayat melalui kategori Seni Tunggal IPSI. Empat medali emas lainnya masing-masing diraih Reza Manurung dan Ahmad Suwanda pada kelas Remaja Fighter, serta Asih dan Raka pada kelas Usia Dini.

Sementara itu, medali perak salah satunya diraih Suharni pada kategori Seni Tunggal Usia Dini. Empat medali perak lainnya berhasil disumbangkan atlet PSHT Rayon Buana dari pertandingan fighter kelas remaja dan usia dini.

Adapun lima medali perunggu masing-masing diraih oleh Ade Arya Sanjaya, Nur Ahmad Rehan, Bagus Arya, Rahma Dayanti, dan Indah Nur Septiani.

Ketua Rayon Apresiasi Perjuangan Atlet

Ketua PSHT Rayon Buana, Ngatno, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan para atlet yang mampu membawa pulang medali dalam kejuaraan Pencak Silat tingkat se-Sumatera tersebut.

Menurut Ngatno, capaian itu bukan semata-mata karena keberuntungan, melainkan buah dari latihan, kedisiplinan, kerja keras para atlet, serta pembinaan yang dilakukan secara intensif oleh para pelatih.

“Keberhasilan ini bukan semata-mata karena keberuntungan, tetapi merupakan hasil dari latihan yang selama ini digembleng oleh mas-mas pelatih. Apalagi ini merupakan event perdana yang kami ikuti, dan Alhamdulillah para atlet berhasil meraih medali,” ungkap Ngatno.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Muhammad Sirot dan Sigit Santoso yang selama ini telah membina serta mempersiapkan para atlet sebelum turun dalam pertandingan.

Ngatno berharap keberhasilan pada Tabano Open Kampar Championship 2026 menjadi motivasi bagi seluruh atlet PSHT Rayon Buana untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri.

Ia juga berharap para atlet muda dapat terus berlatih dengan disiplin sehingga ke depan mampu kembali membawa nama baik PSHT Rayon Buana, Ranting Tapung Hilir, hingga ke ajang yang lebih tinggi.

Prestasi 15 medali tersebut menjadi catatan positif bagi PSHT Rayon Buana, terlebih kejuaraan ini merupakan salah satu event perdana yang mereka ikuti. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan potensi atlet-atlet pencak silat muda di Tapung Hilir untuk terus berkembang dan bersaing di berbagai kejuaraan. (Rls/Rano)