Makassar,Misteribicara.com-Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran keluarga dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Hal ini sejalan dengan Asta Cita ke-5 Pemerintahan Prabowo-Gibran, yaitu memperkuat ketahanan keluarga dan pembangunan SDM.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di SandeQ Ballroom Claro Hotel Makassar ini dihadiri langsung oleh Pelindung TP-PKK, Ketua Umum TP-PKK Pusat, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Dalam Negeri, Sabtu(10/7/2026)
Acara ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Pelindung TP-PKK Selvi Gibran Rakabuming didampingi Ketua Umum TP-PKK Tri Tito Karnavian dan dihadiri oleh seluruh Ketua TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se Indonesia.
Selvi Gibran Rakabuming menekankan pentingnya peran PKK dalam membina keluarga sebagai unit terkecil pembangunan bangsa. Beliau juga menilai bahwa 10 Program Pokok PKK mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi hingga kesehatan.
“PKK merupakan mitra strategis dari pemerintah untuk kita bisa menggapai Indonesia emas tahun 2045 nantinya,” ucapnya.
Sementara itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan keluarga harus menjadi ruang yang aman bagi perempuan dan anak. Menurutnya, masih banyak kasus yang belum terungkap karena korban belum memiliki keberanian untuk melapor.
“Data dan survei yang kami lakukan ibarat fenomena gunung es. Yang terlihat hanya sebagian kecil, sementara masih banyak korban yang belum berani berbicara. Karena itu, keluarga harus menjadi tempat yang aman bagi perempuan dan anak,” ujar Arifatul Choiri Fauzi.
Sementara itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan kusta.
“Masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa penderita TBC maupun kusta tidak lagi menularkan penyakit ketika menjalani pengobatan dengan baik. Karena itu, kami membutuhkan bantuan ibu-ibu PKK untuk menyosialisasikan informasi ini kepada masyarakat,” ujar Budi.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Ribka Haluk, menyampaikan pemerintah pusat akan terus memperkuat dukungan terhadap daerah yang tetap berkomitmen menjalankan program PKK di tengah efisiensi anggaran.
“Kami akan melakukan evaluasi terhadap daerah-daerah yang tetap memberikan dukungan melalui APBD. Bagi PKK yang terus menunjukkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, akan kami upayakan mendapat dukungan melalui APBN dalam pelaksanaan programnya,” tutup Ribka.
Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar turut hadir didampingi Ketua I Elis Suryani, Sekretaris Ambar Rustantini, Wakil Sekretaris II Nur Amelia, Ketua Pokja 2 Dwi Astuti, dan Anggota Pokja 1 Arni Lubis.
Pada kesempatan itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Ny. Tengku Nurheryani juga mengatakan bahwa peringatan HKG PKK merupakan bagian dari upaya memperkuat gerakan PKK agar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Tengku, TP PKK Kabupaten Kampar terus menjalankan berbagai kegiatan yang mengacu pada 10 Program Pokok PKK dengan melibatkan kader hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.
“Program tersebut juga mendukung berbagai prioritas pembangunan daerah, termasuk peningkatan kualitas keluarga, perhatian terhadap lansia, hingga membantu percepatan penanganan stunting”, tambahnya.
Melalui momentum HKG PKK ke-54, Ketua TP-PKK berharap sinergi dengan Pemerintah Daerah semakin kuat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berdaya, dan sejahtera. (Rls/Rano)












